Selasa, 26 Mei 2009

My Bloody Valentine

Film Horror thriller terbaru berjudul My Bloody Valentine telah dirilis pada 16 Januari 2009, film ini memiliki format 3-D sehingga jika kita melihat di studio3D atau dengan kacamata 3D maka kita akan ikut merasakan suasana yang mencekam dalam film horror tersebut. Film ini disutradarai oleh Patrick Lussier. Naskah filmnya ditulis oleh Todd Farmer, Zane Smith, dan diperankan oleh beberapa aktor yakni, Jaime King, Jensen Ackles, Kerr Smith, Edi Gathegi, Kevin Tighe, Megan Boone, Betsey Rue, Richard John Walters.

FILM ini bercerita tentang Valentine Day yang berubah menjadi sebuah tragedi yang mencekam. Berkisah tentang seorang pembunuh yang mengincar orang-orang yang merayakan acara valentine. Diawali dengan kisah tragis Tom Hanninger (Jensen Ackles), sosok lurus dan bersahabat, yang bekerja di tambang batu bara di kota kecil Harmony. Akibat keteledorannya, menyebabkan kecelakaan di sebuah pertambangan yang sedang digali. Alhasil menewaskan 5 penambang dan salah seorang penambang mengalami koma, penambang tersebut bernama Harry Waden (Richard John Walters).

Setahun kemudian saat Valentine Day, Harry Waden akhirnya tersadar dari komanya. Namun kini ia menjadi seorang yang sangat kejam. Ia membunuh 20 orang yang terlibat dalam konspirasi kecelakaan tersebut. Hingga akhirnya, ajal pun menjemput Harry dalam tragedi yang diciptakannya sendiri itu. Sepuluh tahun kemudian Tom kembali ke kota Harmony dengan niat tulus menebus kesalahannya. Teror kembali muncul. Serangkaian pembunuhan misterius kembali terjadi. Dan kali ini melibatkan Sarah (Jaime King), seorang gadis yang masih dicintai Tom, dan Axel (Kerr Smith) suami Sarah yang adalah sheriff di kota tersebut. Teror yang sama datang dari sosok bertopeng masker penambang dan membawa kapak penambang. Perilaku pria bertopeng ini dalam melakukan pembunuhan seperti tragedi pembantaian oleh Harry Waden.

Jika anda penasaran siapa orang dibalik topeng penambang yang membawa kampak dan melakukan pembunuhan secara keji dan brutal tersebut, saksikan film ini di Bioskop – bioskop terdekat di kota anda, dan rasakan suasana mencekam yang sengaja diciptakan oleh film ini.

Kamis, 21 Mei 2009

SAW V

Setelah kematian Jigsaw (Tobin Bell), ternyata teror dan rentetan pembunuhan belum juga berakhir. Agen Peter Strahm (Scott Patterson) yang melakukan penyelidikan pun hampir terbunuh oleh jebakan Jigsaw yang dibantu oleh kaki tangannya. Beruntung agen Strahm berhasil lolos berkat kecerdikannya walaupun Ia harus menusuk tenggorokannya sendiri. Cara Jigsaw melakukan upaya pembunuhan tergolong unik, para korban selalu tidak pernah tahu apa yang harus mereka lakukan, mereka seperti mendapatkan puzle yang harus mereka pecahkan satu persatu.

Semakin banyak korban yang berjatuhan, agen Strahm diperintahkan oleh bosnya Dan Erickson (Mark Rolston) untuk menghentikan penyelidikan. Diam-diam, Strahm tetap melanjutkan penyelidikan. Hingga akhirnya agen itu berhasil menemukan petunjuk bahwa yang membantu Jigsaw selama ini adalah Letnan Mark Hoffman (Costas Mandylor).

Strahm pun segera memburu Mark Hoffman untuk memecahkan misteri warisan Jigsaw. Sementara itu, lima orang yang memiliki keterkaitan satu sama lain terjaga didalam sebuah ruangan penuh dengan jebakan mematikan Jigsaw dan Hoffman. Jebakan - jebakan tersebut membuat mereka harus saling mengalahkan dan saling membantai.

Ketika Strahm hampir memecahkan misteri warisan Jigsaw, Hoffman berusaha menjebak Strahm dengan mencuri handphonenya. Hal itu membuat Erickson menyangka bahwa Strahm adalah kaki tangan Jigsaw.

Di akhir film, Agen Strahm dihadapkan pada pilihan yang menentukan hidupnya. Ia harus memilih percaya dengan saran Jigsaw yang disampaikan melalui tape recorder,untuk masuk kedalam sebuah kotak yang bisa menyelamatkan hidupnya, atau mengacuhkannya seperti yang selama ini dilakukannya.

Seperti film - film pendahulunya maka anda akan dibuat tegang oleh suasana pembunuhan yang didesain dengan sangat rapi dan sangat cantik, pembunuhan ini menjadi jelas setelah kita menyelesaikan menontonnya sampai akhir, ada beberapa adegan sadis yang kurang layak tayang tetapi toh film ini bisa berseri sampai V menunjukkan bahwa film horror thriller telah memiliki penggemar tersendiri.

di modifikasi dari http://taufiq80.multiply.com

Selasa, 19 Mei 2009

DEEP BLUE SEA

Deep Blue Sea, sebuah film yang menggambarkan keganasan laut dan hiu. Cerita di awali dari sebuah laboratorium yang dihuni sekelompok ilmuwan yang melakukan penelitian ikan hiu. Sekelompok peneliti tersebut menemukan bahwa zat dalam otak ikan hiu bisa menjadi penangkal racun penyakit Alzheimer. Dengan teknik manipulasi gen, para peneliti tersebut membuat kapasitas otak hiu menjadi lebih besar agar mempercepat produksi penangkal racun. Namun kenyataannya, manipulasi gen itu membuat otak hiu lebih cerdas dari manusia.

Akibat dari kegagalan rekayasa genetika ini adalah, keturunan hiu ini menjadi lebih besar, kuat, pintar, cepat dan lebih ganas. Dalam sebuah kejadian salah satu peneliti melakukan kesalahan sehingga salah satu hiu yang akan diambil sampelnya memberontak, salah satu peneliti melakukan kesalahan fatal dengan membiarkan hiu tersebut hidup.

Hiu-hiu ganas tersebut berusaha memburu para peneliti. Satu per satu anggota peneliti menjadi makanan bagi para hiu. Setelah berusaha menghindar dengan menaiki lorong demi lorong sampai akhirnya para peneliti berhasil membebaskan hiu tersebut lepas ke laut lepas dan tidak bisa masuk kedalam tempat penangkaran hiu.

Pelajaran yang dapat disimak dari kisah ini bahwa jangan pernah sekalipun berusaha memanfaatkan binatang apalagi manusia, jika suatu saat mereka membalas dendam maka dendam yang mereka lepaskan bisa lebih kejam dari apa yang sudah pernah kita perlakukan ke mereka, film ini menjadi sebuah contoh tentang ke egoisan manusia bahwa mereka terkadang menghalalkan segala cara untuk menggapai apa yang mereka inginkan, mereka terkadang tidak perduli bahwa apa yang mereka lakukan ternyata merusak alam dan lingkungan.